Beranda > tulisan > Relasi Bisnis, Jaringan Laba

Relasi Bisnis, Jaringan Laba

Relasi Bisnis, Jaringan Laba | Bisnis Indeks.

Ketika orang berbisnis yang dibutuhkan tak hanya ketersediaan produk atau jasa, kemudian adanya konsumen atau klien. Namun lebih dari itu terdapatnya jaringan bisnis yang mampu menopang kehidupan berbisnis.

Pentingnya relasis bisnis itu adalah seperti menabung keuntungan di masa depan. Dengan terdapatnya jaringan di depan kita akan menolong bisnis kita menjadi lebih cepat berjalan mencapai target keuntungan. Layaknya kehidupan sosial pada umumnya, anggota masyarakat tak bisa berdiri sendiri tanpa adanya orang lain.

Jaringan bisnis ini dapat menjadi sasaran pemasaran dari produk dan jasa yang kita hasilkan. Jangan lupa jaringan bisnis harus dirawat dengan baik, sebaik melayani konsumen atau klien bisnis kita. Jaringan bisnis ini terdiri dari orang-orang yang juga harus dihargai keberadaannya. Ada baiknya untuk membuat daftar nama lengkap dengan nama perusahaan dan jenis pekerjaan yang ada. Dengan demikian akan lebih mudah untuk memberikan produk atau jasa yang kita buat.

Biasakan menjadikan relasi bisnis sebagai mitra bisnis yang harus dihargai. Bukan sebagai kelompok orang yang harus mendatangkan laba bagi bisnis kita. Selalu menjalin komunikasi bukan karena alasan bisnis saja. Selalu ingat bahwa relasi bisnis Anda ini sebenarnya komunitas kecil yang Anda miliki secara pribadi.

Jadi tak berlebihan bila kemudian relasi bisnis ini dapat kita anggap sebagai kawan sendiri. Bila demikian komunikasi yang dijalin adalah bersifat akrab dan tulus. Jangan selalu menempatkan hubungan relasi bisnis ini hanya pada bisnis saja. Jika ingin relasi bisnis Anda awet maka layaknya Anda memberikan ketulusan dalam hubungan ini.

Bila demikian Anda layak untuk memiliki relasi bisnis.

  • Memulai relasi bisnis dimaksudkan sebagai awal pembentukan jaringan untuk kepentingan bisnis di masa depan.
  • Relasi bisnis bisa dibangun seperti pada pertemuan bisnis yang umumnya melibatkan banyak pengusaha yang juga memiliki niat memperluas relasi bisnis.
  • Siapakan bussiness card dengan baik. Sebab business card dapat menjadi alat yang sangat penting untuk memulai jaringan bisnis ini.
  • Jangan lupa menyebutkan nama dan latar belakang plus posisi saat pertama kali bertemu agar bisa membuat kesan pertama yang baik. Namun jangan disampaikan dalam nada arogan.
  • Nama-nama yang terdapat pada kontak telepon bisa dimanfaatkan untuk menjadi relasi bisnis, tentunya dengan pemanfaatan yang penuh etika dan sikap yang baik. Dari begitu banyak nama yang ada di daftar kontak telepon, pasti ada yang sesuai dengan jenis produk atau jasa yang ditawarkan. Berikan informasi pada mereka.
  • Hati-hati mengirimkan pesan pertama kepada nama-nama yang ada di daftar telepo. Jangan langsung pada produk atau jasa Anda. Berbasa-basilah terlebih dahulu tetang berbagai topik perbincangan. Hal ini baik sebagai jalan masuk pada produk atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Dari perbincangan basa-basi di telepon bisa jadi akan menyerempet topik ‘pekerjaan’. Nah, itulah kesempatan Anda memperkenalkan secara profesional dan posisi Anda saat ini.
  • Jika ia tertarik, tentu akan ada pertanyaan lanjutan. Itulah golden opportunity untuk menginformasikan produk atau jasa Anda.
  • Pertemuan sosial dapat pula menjadi ajang untuk memulai relasi bisnis. Asalkan tetap menjaga etika dan ucapan yang sopan.
  • Jangan terus berbicara soal produk atau jasa Anda agar orang yang baru ditemui tidak merasa terintimidasi.
  • Tempat ibadah juga bisa menjadi tempat membangun relasi bisnis. Asal dilakukan setelah ibadah dan dengan semangat membantu sesama.
  • Relasi bisnis juga bisa dibangun dengan ‘memanfaatkan’ teman-teman Anda. Info dari teman Anda itu akan memberikan berbagai informasi gaya hidup dan kebutuhan sahabatnya.
  • Bicaralah dengan santun dan mengolah kata-kata yang tidak memaksa saat menjelaskan produk atau jasa agar relasi bisnis bisa dibangun dengan manis.
  • Relasi bisnis yang sudah terbangun akan menjadi pelanggan setia produk atau jasa Anda. Jagalah itu.
Kategori:tulisan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: